ATURAN MINUM JUZ

0

Jus bukan pengganti buah
Minum jusTerus-menerus mengkonsumsi jus, tanpa mengkonsumsi buah secara langsung tidak baik. Ini dapat meningkatkan berat badan. Perlunya tetap mengkonsumsi buah segar bermanfaat bagi lambung, karena pada saat proses mengunyah, lambung akan bekerja dan membakar kira-kira 20 kkal. Jadi, tetaplah konsumsi buah segar, tidak seluruhnya dapat diganti dengan jus.
Jus diminum beserta ampasnya

Jika Anda membuat jus dengan menggunakan juicer, ampasnya akan terpisah. Walau mungkin terasa tidak enak, jangan buang ampas buah yang telah terpisah. Jika menggunakan blender, jangan saring untuk mendapatkan airnya saja, biarkan ampas tetap tercampur dan diminum. Pada ampas buah terdapat serat dan vitamin, yang paling umum adalah vitamin C. Hal ini sangat bermanfaat bagi tubuh.
Jus jangan disimpan dalam waktu lama
Jus yang telah dibuat sebaiknya segera diminum. Membuat jus yang baru kemudian diminum pada siang atau sore hari menurunkan manfaat dari jus. Vitamin yang ada dapat dirusak oleh oksigen dan ultraviolet yang ada di sekitar kita. Jika tidak bisa mengkonsumsi jus secara langsung, dapat dilakukan dengan cara membuat jus sedingin mungkin, kemudian disimpan dalam termos alumunium yang tertutup rapat. Kondisi dingin dan perlindungan dari cahaya membantu mempertahankan vitamin yang ada pada jus selama 4 jam.

HUBUNGAN INTER PERSONAL

0

KONSEP DASAR HUBUNGAN ANTAR MANUSIA
I. Pengertian Hubungan Antar Manusia/Interaksi Sosial
Dalam kamus Bahasa Indonesia arti interaksi adalah saling melakukan aksi, berhubungan atau saling memengaruhi.
Interaksi sosial adalah hubungan antara satu individu dengan individu lainnya. Sehingga terdapat hubungan timbal balik (McDougal, dalam Bimo Walgito, 1990).
Bonner (dalam Gerungan, 1987), mengatakan bahwa interaksi sosial adalah hubungan antara dua individu atau lebih dimana perilaku individu yang satu memengaruhi, mengubah atau memperbaiki kelakuan individu lain atau sebaliknya.
Hormans (dalam http://belajarpsikologi.com), mendefinisikan interaksi sebagai suatu kejadian ketika suatu aktivitas yang dilakukan seseorang terhadap individu lain dan diberi ganjaran atau hukuman dengan menggunakan suatu tindakan oleh individu lain yang menjadi pasangannya.

II. Komunikasi Sosial
Manusia sebagai individu dapat mengadakan kontak tanpa menyentuhnya, tetapi juga melakukannya dengan berkomununikasi. Komunikasi sosial dapat berlangsung secara face to face, atau interpersonal communication dan juga melalui media sebagai teknologi komunikasi
III. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis, menyangkut hubungan antara individu, antara kelompok maupun antara individu dengan kelompok. Dua Syarat terjadinya interaksi sosial :
a. Adanya kontak sosial (social contact)
Kontak sosial dapat berlangsung dalam tiga bentuk, yaitu antar individu, antar individu dengan kelompok, antar kelompok. Selain itu, suatu kontak dapat pula bersifat langsung (face to face) maupun tidak langsung atau sekunder. Yakni kontak sosial yang dilakukan melaui perantara, seperti melalui telepon, orang lain, surat kabar, dan lain-lain. Kontak sosial yang bersifat positif mengarah pada suatu kerja sama, sedangkan yang bersifat negatif mengarah pada suatu pertentangan atau bahkan sama seali tidak menghasilkan suatu interaksi sosial.
b. Adanya Komunikasi Sosial
yaitu seseorang memberi arti pada perilaku orang lain, perasaan-perassaan apa yang ingin disampaikan orang tersebut. Orang yang bersangkutan kemudian memberi reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang tersebut. Dengan adanya komunikasi tersebut, sikap-sikap dan perasaan suatu kelompok manusia atau perseorangan dapat diketahui oleh kelompok lain atau orang lainnya. Hal itu kemudian merupakan bahan untuk menentukan reaksi apa yang dilakukannya.
Interaksi sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1) Pelaku lebih dari satu orang
2) Adanya komunikasi di antara pelaku
3) Adanya tujuan mungkin sama atau tidak sama antar pelaku
4) Adanya dimensi waktu
IV. Sumber-Sumber Interaksi Sosial
Proses interaksi sosial yang terjadi dalam masyarakat bersumber dari faktor imitasi, sugesti, simpati, identifikasi dan empati.
1. Imitasi merupakan suatu tindakan sosial seseorang untuk meniru sikap, tindakan, atau tingkah laku dan penampilan fisik seseorang.
2. Sugesti merupakan rangsangan, pengaruh, atau stimulus yang diberikan seseorang kepada orang lain sehingga ia melaksanakan apa yang disugestikan tanpa berfikir rasional.
3. Simpati merupakan suatu sikap seseorang yang merasa tertarik kepada orang lain karena penampilan,kebijaksanaan atau pola pikirnya sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh orang yang menaruh simpati.
4. Identifikasi merupakan keinginan sama atau identik bahkan serupa dengan orang lain yang ditiru (idolanya)
5. Empati merupakan proses ikut serta merasakan sesuatu yang dialami oleh orang lain. Proses empati biasanya ikut serta merasakan penderitaan orang lain.
Jika proses interaksi sosial tidak terjadi secara maksimal akan menyebabkan terjadinya kehidupan yang terasing. Faktor yang menyebabkan kehidupan terasing misalnya sengaja dikucilkan dari lingkungannya, mengalami cacat, pengaruh perbedaan ras dan perbedaan budaya.

KONSEP DIRI

I. Pengertian
Rochman Natawidjaya (1979: 102) menjelaskan bahwa “konsep diri adalah persepsi individu tentang dirinya, kemampuan dan ketidakmampuannya, tabiat-tabiatnya, harga dirinya dan hubungannya dengan orang lain”.
Konsep diri juga merupakan “gambaran mental diri sendiri yang terdiri dari pengetahuan tentang diri sendiri, pengharapan diri dan penilaian terhadap diri sendiri” (James F Calhoun, 1995).
Pengertian konsep diri menurut Jalaludin Rahmat (1996: 125) yaitu Konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita, persepsi ini boleh bersifat psikologis, sosial dan psikis. Konsep diri bukan hanya gambaran deskriptif, tetapi juga penilaian kita.
Menurut Hurlock (1994) yang dimaksud konsep diri adalah kesan (image) individu mengenai karakteristik dirinya, yang mencakup karakteristik fisik, sosial, emosional, aspirasi dan achievement.
Clara R Pudjijogyanti (1995) berpendapat bahwa konsep diri merupakan salah satu faktor yang menentukan apakah seseorang akan berperilaku negatif atau tidak, sebab perilaku negatif merupakan perwujudan adanya gangguan dalam usaha pencapaian harga diri. Apabila seseorang remaja gagal dalam pencapaian harga diri, maka ia akan merasa kecewa terhadap keadaan diri dan lingkungannya. Ia akan memandang dirinya dengan sikap negatif, sebaliknya apabila seorang remaja berhasil dalam mencapai harga dirinya, maka ia akan merasa puas dengan dirinya maupun terhadap lingkungannya. Hal ini akan membuat ia bersikap positif terhadap dirinya.
II. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri
Menurut Stuart dan Sudeen ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan konsep diri. Faktor-foktor tersebut terdiri dari teori perkembangan, Significant Other (orang yang terpenting atau yang terdekat) dan Self Perception (persepsi diri sendiri), untuk lebih jelasnya mari kita baca lebih lanjut tentang “Faktor yang mempengaruhi Konsep Diri” berikut ini:
1. Teori perkembangan
Konsep diri belum ada waktu lahir, kemudian berkembang secara bertahap sejak lahir seperti mulai mengenal dan membedakan dirinya dan orang lain. Dalam melakukan kegiatannya memiliki batasan diri yang terpisah dari lingkungan dan berkembang melalui kegiatan eksplorasi lingkungan melalui bahasa, pengalaman atau pengenalan tubuh, nama panggilan, pangalaman budaya dan hubungan interpersonal, kemampuan pada area tertentu yang dinilai oleh diri sendiri atau masyarakat serta aktualisasi diri dengan merealisasi potensi yang nyata.
2. Significant Other (orang yang terpenting atau yang terdekat)
Dimana konsep diri dipelajari melalui kontak dan pengalaman dengan orang lain, belajar diri sendiri melalui cermin orang lain yaitu dengan cara pandangan diri merupakan interprestasi diri pandangan orang lain terhadap diri, anak sangat dipengaruhi orang yang dekat, remaja dipengaruhi oleh orang lain yang dekat dengan dirinya, pengaruh orang dekat atau orang penting sepanjang siklus hidup, pengaruh budaya dan sosialisasi.
3. Self Perception (persepsi diri sendiri)
Yaitu persepsi individu terhadap diri sendiri dan penilaiannya, serta persepsi individu terhadap pengalamannya akan situasi tertentu. Konsep diri dapat dibentuk melalui pandangan diri dan pengalaman yang positif. Sehingga konsep merupakan aspek yang kritikal dan dasar dari prilaku individu. Individu dengan konsep diri yang positif dapat berfungsi lebih efektif yang dapat berfungsi lebih efektif yang dapat dilihat dari kemampuan interpersonal, kemampuan intelektual dan penguasaan lingkungan. Sedangkan konsep diri yang negatif dapat dilihat dari hubungan individu dan sosial yang terganggu.
Menurut Stuart dan Sundeen Penilaian tentang konsep diri dapat di lihat berdasarkan rentang rentang respon konsep diri yaitu:

TEORI JOHARI WINDOWS
Jendela Johari (Johari Window) adalah konsep komunikasi yang diperkenalkan oleh Joseph Luth dan Harry Ingram (karenanya disebut Johari). Jendela Johari pada dasarnya menggambarkan tingkat saling pengertian antarorang yang berinteraksi. Jendela Johari ini mencerminkan tingkat keterbukaan seseorang yang dibagi dalam empat kuadran, Kuadran-kuadran tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut:

1. Open
Menggambarkan keadaan atau hal yang diketahui diri sendiri dan orang lain. Hal-hal tersebut meliputi sifat-sifat, perasaan-perasaan, dan motivasi-motivasinya. Orang yang “Open” bila bertemu dengan seseorang akan selalu membuka diri dengan menjabat tangan atau secara formal memperkenalkan diri bila berjumpa dengan seseorang. Diri yang terbuka, mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri demikian juga orang lain diluar dirinya dapat mengenalinya.
2. Blind
Disebut “Blind” karena orang itu tidak mengetahui tentang sifat-sifat, perasaan-perasaan dan motivasi-motivasinya sendiri padahal orang lain melihatnya. Sebagai contoh, ia bersikap seolah-olah seorang yang sok akrab, padahal orang lain melihatnya begitu berhati-hati dan sangat tertutup, tampak formal dan begitu menjaga jarak dalam pergaulan. Orang ini sering disebut sebagai seseorang yang buta karena dia tidak dapat melihat dirinya sendiri, tidak jujur dalam menampilkan dirinya namun orang lain dapat melihat ketidak tulusannya.
3. Hidden
Ada hal-hal atau bagian yang saya sendiri tahu, tetapi orang lain tidak. Hal ini sering teramati, ketika seseorang menjelaskan mengenai keadaan hubungannya dengan seseorang. “Saya ingat betul bagaimana rasanya dikhianati pada waktu itu, padahal aku begitu mempercayainya”. Luka hati masa lalunya tidak diketahui orang lain, tetapi ia sendiri tak pernah melupakannya.
4. Unknown
Dikatakan “Unknown”, karena baik yang bersangkutan, maupun orang lain dalam kelompoknya tidak mengetahui hal itu secara individu. Sepertinya semua serba misterius
Jendela Johari juga bisa menjelaskan tingkat keterbukaan seseorang terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.
Orang tipe I:
Merupakan orang yang terbuka. Terbuka kepada orang lain dan terbuka untuk orang lain menilai dan memberi masukan tentang dirinya.
Orang tipe II :
Merupakan orang yang menyembunyikan sebagian dari kebenaran tentang dirinya. Artinya ada hal-hal atau bagian yang dia sendiri tahu tapi orang lain tidak. Contohnya orang yang sakit hati dengan orang lain. Orang lain belum tentu tahu, tapi dia tahu.
Orang tipe III:
Merupakan orang yang buta. Disebut buta karena orang itu tidak tahu tentang sifat-sifat, perasaan-perasaan dan motivasi-motivasinya sendiri padahal orang lain melihatnya. Contohnya adalah orang yang sok akrab, padahal orang lain melihat dia sebagai seorang yang sangat berhati-hati dan tertutup, formal dan begitu menjaga jarak dalam pergaulan.
Orang tipe IV:
Merupakan orang tipe paling tertutup. Tidak mau membuka dirinya keluar maupun menerima pendapat/masukan/feedback dari luar. Panggilan yang tepat untuk yang yang demikian adalah orang yang misterius.
Johari Window atau Jendela Johari merupakan salah satu cara untuk melihat dinamika dari self-awareness, yang berkaitan dengan perilaku, perasaan, dan motif kita. Model yang diciptakan oleh Joseph Luft dan Harry Ingham di tahun 1955 ini berguna untuk mengamati cara kita memahami diri kita sendiri sebagai bagian dari proses komunikasi.

DAFTAR PUSTAKA
1. Anonym, 2012. Pengertian Interaksi Sosial, available : http://www.belajarpsikologi.com
2. Diwinarta, 2012, Pengertian Konsep Diri, available: http://www.diwarta.com/pengertian-konsep-diri-dan-faktor-yang-mempengaruhinya/664/TTTE
3. Pieter,H.Z., 2012, Pengantar Komunikasi dan Konseling Dalam Praktik Kebidanan,Jakarta:Prenada Media Group
4. Santosa, 2011, Interaksi Sosial, available: http://santosa-innovation.blogspot.com/2011/11/lomba-cipta-cerpen

KETERAMPILAN DALAM KONSELING

0

Keterampilan Dalam Konseling

Bertujuan untuk mendukung kelancaran dalam memberikan konseling.

Adapun keterampilan – keterampilan yang  diperhatikan :

Keterampilan attending

Attending artinya memperhatikan. Hal-hal yang mendukung keberhasilan attending ini :

  1. Posisi badan
  2. Kontak mata
  3. mendengarkan
  4. Keterampilan mengundang pembicaraan terbuka
  5. Keterampilan memparaprase

Keterampilan dasar komunikasi guna memperbaiki hubungan interpersonal

  1. Mengidentifikasi perasaan
  2. Keterampilan refleksi

Ada 3 refleksi yang perlu diperhatikan :

  1. Perasaan
  2. Pengalaman
  3. Isi ( pengulangan ide-ide klien dalam kata-kata singkat)
  4. Keterampilan konfrontasi

Pengungkapan kontraindikasi, diskripsi klien

  1. Keterampilan meringkaskan
  2. Memadukan semua keterampilan

Pengendalian Diri yang Kuat Dalam Komunikasi

Orang yang dapat mengendalikan diri akan mampu berkonsentrasi dan lebih mampu mengembangkan hubungan yang tulus, akrab dengan orang lain, lebih handal dan tamggung jawab. Contoh ;

  1. Berusaha sabar dalam konseling

-Bertanya pada hati nurani kita yang paling dalam kebaikan dan keburukan yang akan ditimbulkan dari perbutan kita

- tidak membentak klien jika dalam penyampaian masalah yang berbelit-belit ataupun keluar  dari topic.

2. Berusaha bersikap netral /tidak memihak saat klien bercerita tentang permasalahan yang dialami dengan suaminya.

 

Psikologi konseling

Perasaan dan kemauan

Adalah suatu fungsi jiwa untuk dapat mempertimbangkan dan mengukur suatu menurut rasa senang dan tidak senang.

Sifat-sifat persaan :

  1. Senag dan tidak senang
  2. Kuat dan lemah
  3.  PersonalisME
  4. Behavior

Aplikasi tindakan yang bersahabat

1. Mendengarkan secara seksama / secara aktif

Contoh : saat ibu / klien berbicara menyampaikan masalahnya kita harus mendengarkan secara seksama

2. Menggunakan bahasa non verbal

Seperti tersenyum kepada klien saat klien baru datanG

3. Mengucapkan salam kepada pasien

STANDAR ASUHAN PADA IBU BERSALIN

0

pengkajian yang dilakukan meliputi:

1. pengkajian awal untuk mengidentifikasi kebutuhan tindakan segera

a. cek kondisi ibu dan janin

b. tanyakan usia kehamilan

c. periksa pengeluaran dari vagina

2. pengkajian selanjutnya

a. meninjau ulang catatan ANC (bila ada)

b. bila tidak ada, tanyakan riwayat kesehatan, kehamilan, dan persalinana yang lalu

c. menanyakan masalah2 pada kehamilan ini

d. menanyakan tentang riwayat dan kemajuan persalinan saat ini, kondisi ibu dan janin

3. pemeriksaan fisik dan penunjang

PERSALINAN MACET

gejala dan tanda:

a. ibu tampak kelelahan

b. kontraksi tidak teratur tetapi kuat

c. dilatasi servik lambat atau tidak terjadi

d. tidak terjadi penurunan bagian terbawah, walaupun kontraksi kuat

e. molding-sutura tumpang tindih

f. lingkaran retraksi patologis timbul

TANDA2 GAWAT IBU:

a. meningkatnya denyut nadi, nadi melemah

b. menurun tekanan darah

c. nafas cepat dan dangkal atau nafas melambat

d. dehidrasi

e. gelisah

f. kontraksi uterus kuat dan sering

(Modul Pelatihan : Jabatan Fungsional Bidan Jenjang Ahli Pertama, Kemenkes,2011)

 

 

mengatasi efek samping CHEMOTHERAPI

0

Gambar

CHEMOTHERAPI

 

Salah satu pengobatan kanker yang paling umum dilakukan adalah kemoterapi (chemotherapy).

Namun, efek samping kemoterapi bersifat sementara, dapat kembali normal setelah kemoterapi selesai

Berikut akan dibahas mengenai efek samping paling umum dari kemoterapi beserta cara-cara untuk mengatasinya.

1. Rambut rontok

Rambut rontok bisa mengganggu penampilan dan menjadi kekhawatiran baik oleh laki-laki maupun perempuan. Rambut rontok bisa ‘disembunyikan’ dengan wig, topi, atau bandana.

Sebagian salon mungkin menawarkan konsultasi yang dapat membantu pasien meningkatkan penampilan dan citra diri selama melakukan kemoterapi.

2. Mual

Berikut adalah tips mengatasi mual akibat kemoterapi:

a. Obat anti-muntah

Obat anti muntah sangat efektif dalam meminimalkan atau menghilangkan mual. Tanyakan kepada dokter mengenai jenis obat dan dosis yang tepat.

b. Gunakan alat makan dari plastik

Alih-alih menggunakan peralatan makan dari logam, cobalah untuk menggunakan peralatan makan dari plastik untuk menghindari rasa logam yang dapat memicu mual.

c. Jahe

Jahe merupakan herbal yang ampuh untuk mengatasi rasa mual. Jahe bahkan digunakan oleh NASA sebagai obat anti mabuk untuk para astronot.

d. Peppermint

Selain jahe, peppermint dikenal dapat meringankan mual secara alami.

e. Permen

Beberapa jenis permen seperti mint dan tart citrus dikenal bisa meringankan rasa mual ringan.

 

f. Biskuit asin

Biskuit kering asin dikenal dapat menyerap kelebihan air liur yang sering memberikan kontribusi atas rasa mual dan mampu meminimalkan asam lambung.

g. Vitamin B6

Dosis 50 mg vitamin B6 dapat meminimalkan mual.

3. Muntah

a. Makan dalam porsi kecil tapi lebih sering, alih-alih makan sekaligus dalam porsi besar.

b. Hindari minum terlalu banyak satu jam sebelum dan sesudah makan.

c. Makan makanan yang hangat.

d. Minum sedikit demi sedikit, alih-alih langsung banyak.

4. Penurunan berat badan

Beberapa suplemen gizi akan ideal dikonsumsi untuk membantu mencegah penurunan berat badan yang terlalu ekstrim. Konsultasikan dengan dokter mengenai suplemen apa saja yang cocok dan aman.

5. Diare

a. Makan pisang, roti putih, yogurt tawar, telur, kentang, ayam, atau kalkun untuk mengurangi diare.

b. Minum oralit dan banyak air untuk mengatasi kehilangan cairan tubuh dan elektrolit.

c. Hindari susu, kafein, sayuran mentah, makanan yang digoreng, kacang-kacangan, biji-bijian, dan popcorn.

d. Hindari baik minuman panas dan dingin yang dapat merangsang motilitas usus besar.

6. Kelelahan

a. Ambil tidur siang pendek namun lebih sering, alih-alih satu tidur siang yang lama.

b. Konsumsi makanan kaya vitamin B12 seperti daging, susu ikan, atau mengambil suplemen vitamin B12.

c. Minum cukup cairan.

d. Usahakan untuk melakukan olahraga ringan untuk meningkatkan tingkat energi tubuh.

7. Nyeri

a. Meditasi

Cobalah teknik meditasi, yoga atau pernapasan untuk membantu mengatasi stres dan nyeri yang disebabkan oleh kanker dan kemoterapi.

b. Pijat

Terapi pijat bisa mengurangi nyeri otot sekaligus stres.

8. Depresi

a. Kendalikan emosi Perasaan stress, marah, depresi atau cemas selama perawatan adalah normal, tetapi emosi-emosi semacam ini bisa menurunkan kondisi fisik dan mental. Gunakan tekhnik relaksasi seperti pernapasan atau meditasi untuk mengatasi emosi negatif. Selain itu, buatlah catatan harian, ikut pertemuan grup yang mendukung usaha anda menuju penyembuhan atau kunjungi terapis yang bisa membantu dampak emosional akibat kanker.

b. Konseling pribadi dapat membantu pasien dan keluarga mereka mengatasi berbagai ketidakstabilan emosi, kekhawatiran, dan kesulitan yang menyertai kanker dan kemoterapi.

9. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kemoterapi dapat menurunkan kemampuan sel darah putih dalam memerangi infeksi. Dengan begitu, penderita kanker bisa lebih mudah terkena batuk pilek. Karena itu, ada baiknya menghindari keramaian atau kontak langsung dengan orang sakit selama perawatan kanker. Sebaiknya juga lebih rajin mencuci tangan sampai bersih betul. Usahakan juga untuk cukup beristirahat dan olahraga, serta mempraktikkan latihan relaksasi. Untuk sementara, hindari mengkonsumsi makanan yang berisiko tinggi terkontaminasi bakteri seprti sushi dan sashimi, begitu juga caesar sald dan milkshake yang menggunakan campuran telur mentah.

10. Kulit

Aloe Vera (Lidah Buaya) Meski belum diteliti secar ilmiah, gel asli dari tanaman lidah buaya telah sering digunakan untuk mengobati luka bakar akibat radiasi. Penggunaan gel lidah buaya sehabis terapi bisa membantu. Mengoleskan secara lembut krim vitamin E atau minyak pada kulit yang terluka akibat radiasi bisa juga menenangkan

11. Mielosupresi (menekan produksi darah)

Mielosupresi berupa penurunan sel darah merah (anemia), darah putih, trombosit (pendarahan), dan lekosit (rentan terhadap infeksi).

Mengatasi Anemia:

  • Minum obat suplemen besi dan eritropentin.
  • Tidur cukup
  • Kurangi olah raga berat
  • Makan cukup yang mengandung besi seperti sayur hijau, hati, dan daging merah.
  • Minum cukup dan hindari kopi.

Mengatasi rentan terhadap infeksi:

  • Hindari situasi yang meningkatkan terkena infeksi, seperti orang sakit, orang yang baru vaksinasi, dan keramaian.
  • Untuk mencegah infeksi, biasakan cuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir sebelum makan.
  • Makanlah hanya makan yang telah dimasak matang, dan jika ingin mengkonsumsi sayuran mentah, cucilah lebih bersih dan bilas dengan air matang.

 

Manfaat Tomat

0

Kandungan vitamin A nya tinggi yaitu 225 RE. tomat mempunyai tipe karoten yang berfungsi sebagai anti kanker. Suatu penelitian mengemukakan bahwa tomat juga menempati peringkat tertinggi sebagai pelindung dari usus buntu akut. Tomat juga mengandung fitoestrogen (isoflavonoid) dan boron. Selain itu, tomat mengandung sejumlah asam sitrat yang dapat dimanfaatkan untuk membantu memindahkan racun terutama asam urat dari system peredaran darah.

CUKUP SUDAH!!!

0

semua nya itu tersimpan di lubuk hati kecilku. bagaimana rasa sayang ini berubah menjadi rasa sakit yang teramat dalam. pengorbanan dan kesabaran itu terhapus dalam waktu 2 hari. Beginikah balasan dari semua yang telah aku lakukan?adilkah ini?mereka dan dia hanya bisa memutuskan, tp pernah mencoba berada diposisiku?ditambah lagi dia yang menyakitiku seakan menamparku. lagu ini mewakili perasaanku :

“Setelah sekian lama baru ku menyadari
Mengapa ku selalu menahan rasa sakitku
Ingin ku hapus saja semua dendam ini
Tapi rasa tak mungkin lagi

Biarkan ku pergi karena aku tak sanggup lagi
Mengingat semua kenangan dulu di saat engkau menyakitiku
Mengapa semua terjadi di saat kau mulai menyadari
Semua kesalahanmu padaku tapi ku tak sanggup lagi

Ku akui sekarang engkau mulai berubah
Namun rasa sakitku terlalu dalam tuk terobati
Ingin ku hapus saja semua semua dendam ini
Tapi rasa tak mungkin lagi

Biarkan ku pergi karena aku tak sanggup lagi
Mengingat semua kenangan dulu di saat engkau menyakitiku
Mengapa semua terjadi di saat kau mulai menyadari
Semua kesalahanmu padaku tapi ku tak sanggup lagi”

dan sampai sekarang pun aku masih enggan untuk bertemu dengan dia dan mereka yang sudah mengukir luka di seluruh hidupku…